Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka
Advertisement . Scroll to see content

AS Tinjau Ulang Bantuan ke Myanmar Pascakudeta, Kecuali Bantuan untuk Rohingya

Rabu, 03 Februari 2021 - 06:20:00 WIB
AS Tinjau Ulang Bantuan ke Myanmar Pascakudeta, Kecuali Bantuan untuk Rohingya
Kudeta militer di Myanmar membuat AS berpikir ulang memberikan bantuan kepada negara itu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Kudeta Myanmar menjadi pukulan signifikan bagi pemerintahan Biden dan upayanya untuk membentuk kebijakan Asia-Pasifik yang kuat untuk melawan China. Padahal, banyak anggota tim kebijakan Asia Biden adalah orang-orang sukses di masa pemerintahan Presiden Barack Obama.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, negaranya memberikan hampir 135 juta dolar AS bantuan bilateral kepada Myanmar pada 2020. Namun, hanya “sebagian kecil” dari bantuan itu yang langsung diberikan kepada Pemerintah Myanmar.

Menurut dia, para pejabat AS sedang meninjau ulang bantuan itu. Akan tetapi, bantuan kemanusiaan, termasuk bantuan untuk kaum minoritas Muslim Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar, serta program-program yang mempromosikan demokrasi atau menguntungkan masyarakat sipil, akan terus berlanjut.

“Perhatian pertama kami saat kami melakukan peninjauan itu adalah untuk memastikan bahwa kami tidak melakukan apa pun yang akan memengaruhi orang-orang Burma yang telah lama menderita, termasuk Rohingya,” kata Price dalam sebuah penjelasan singkat, dikutip Reuters, Rabu (3/2/2021).

Para pejabat AS dilaporkan juga tengah meninjau sanksi terhadap para pemimpin militer Myanmar dan berbagai perusahaan yang terkait dengan mereka.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut