AS Tembakkan 850 Lebih Rudal Tomahawk dalam Perang Iran, Persediaan Sekarat?
WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menembakkan lebih dari 850 rudal Tomahawk selama perang melawan Iran yang berlangsung sebulan, demikian laporan surat kabar The Washington Post, mengutip beberapa sumber pejabat AS.
Jumlah tersebut menguras secara signifikan persediaan rudal jelajah berpemandu presisi itu. Tak heran, para pejabat Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mulai mengkhawatirkan kondisi tersebut.
Tomahawk menjadi andalan AS dalam melancarkan serangan ke Iran dari jarak relatif jauh.
Sebagian besar dari 850 lebih rudal Tomahawk digunakan pada fase awal Operasi Epic Fury, termasuk satu serangan mengenai sekolah dasar di Minab, Iran, yang menewaskan 160 lebih siswi SD.
Rudal yang juga digunakan AS dalam Perang Teluk tersebut bisa diluncurkan dari platform kapal perang permukaan dan kapal selam. Meski demikian, produksi tahunan yang terbatas, yakni hanya ratusan unit, meningkatkan kekhawatiran tentang persediaan.