AS Perkuat Aliansi Lawan Dominasi Rusia dan China, Gandeng Indonesia serta India
"Contoh seperti ini menggambarkan pentingnya menyelaraskan dengan negara-negara yang berpikiran sama, besar maupun kecil, untuk mempertahankan tatanan bebas dan terbuka yang telah melayani kita dengan sangat baik selama beberapa dekade," ujarnya.
Menurut dia, aliansi yang dibangun ini mengalahkan jumlah negara sekutu dekat China serta Rusia yang mungkin kurang dari 10 sekutu negara.
China, lanjut Esper, menggunakan paksaan dan perangkap keuangan untuk membangun aliansi dengan negara-negara lemah, seperti Myanmar, Kamboja, dan Laos.
"Semakin kecil negara dan semakin besar kebutuhannya, semakin berat pula tekanan dari Beijing," tuturnya.
Dia mengutip kunjungan yang telah dilakukannya untuk membangun hubungan pertahanan dengan Malta, Mongolia, dan Palau, serta rencana AS untuk menghadirkan pertahanan lebih besar di Eropa Timur, termasuk pangkalan militer di Polandia.