Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luke J Lindberg Puas dengan Hidangan di Grand Final MasterChef Indonesia Season 13
Advertisement . Scroll to see content

AS Kirim Ribuan Marinir ke Dekat Iran, Siap Perang Darat

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:25:00 WIB
AS Kirim Ribuan Marinir ke Dekat Iran, Siap Perang Darat
Kapal perang serbu amfibi USS Tripoli dilaporkan mendekati Iran membawa sekitar 2.500-5.000 Marinir (Foto: US Navy)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) mengirim ribuan personel Marinir serta kapal perang ke Timur Tengah, mendekati Iran. Pengerahan pasukan dalam jumlah besar tersebut mengindikasikan semakin dekatnya rencana AS untuk menyerang Iran dari darat.

Dua sumber pejabat AS mengatakan kepada CBS News, pasukan tersebut berasal dari kelompok amfibi serta unit ekspedisi Marinir.

Seorang sumber pejabat AS menambahkan, kelompok tersebut akan dipimpin USS Tripoli, kapal serbu amfibi yang berbasis di Jepang. Kelompok yang dipimpin USS Tripoli biasanya terdiri atas 5.000 personel, termasuk Marinir. Mereka berasal dari berbagai kapal perang.

Namun laporan mengungkap USS Tripoli akan membawa 2.500 personel Marinir. Posisi kapal sedang menuju Timur Tengah untuk memperkuat kekuatan militer AS. USS Tripoli, bersama pasukan Marinir dari Grup Ekspedisi Marinir ke-31 sedang menuju Taiwan melalui Selat Luzon.

Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), media yang pertama kali melaporkan pergerakan personel AS ke dekat Iran, mengungkap permintaan bantuan diajukan oleh Komando Pusat AS (Centcom) dan disetujui oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari militer AS maupun Departemen Pertahanan (Pentagon). Namun biasanya militer maupun pemerintah AS tak mengumumkan pengerahan pasukan secara rinci ke publik.

Selain itu, AS juga dilaporkan mengerahkan sebagian sistem pertahanan rudal yang dipasang di Korea Selatan ke Timur Tengah.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan, pasukannya telah menghancurkan sepenuhnya infrastruktur militer Iran di Pulau Kharg, Selat Hormuz. Mengenai kapan Angkatan Laut AS mulai mengawal kapal-kapal tanker melintasi Selat Hormuz, Trump hanya mengatakan segera.

Dia juga mengatakan, Iran akan menghadapi serangan sangat keras selama pekan mendatang.

Terpisah, Menhan Hegseth mengatakan militer AS tidak akan menunjukkan belas kasih kepada Iran. Pentagon mengungkap telah menyerang 6.000 target Iran selama 2 pekan pertama konflik, dimulai pada 28 Februari.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut