Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman
Advertisement . Scroll to see content

AS Jatuhkan Sanksi Terbaru ke Rusia soal Campur Tangan Pilpres 2020 dan Peretasan

Kamis, 15 April 2021 - 21:56:00 WIB
AS Jatuhkan Sanksi Terbaru ke Rusia soal Campur Tangan Pilpres 2020 dan Peretasan
Joe Biden (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Bersamaan dengan Uni Eropa, Inggris, Australia dan Kanada, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi kepada delapan orang terkait dengan pendudukan dan penindasan Rusia di Krimea, wilayah Ukraina yang dicaplok pada 2014.

Rusia geram dengan pemberlakuan sanksi terbaru dengan menyebut tindakan tersebut meningkatkan suhu ketegangan kedua negara secara berbahaya. 

Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil Dubes AS di Moskow untuk menyampaikan protes. Juru Bicara Kemlu Rusia mengatakan, pemerintah akan menanggapi sanksi tersebut dalam waktu dekat.

Sebelum perintah eksekutif disampaikan Biden, Rusia menyatakan sanksi yang akan dikeluarkan bisa memupus kemungkinan pertemuan puncak Joe Biden dengan Presiden Vladimir Putin.

Rusia membantah ikut campur dalam Pilpres AS serta terlibat dalam peretasan, memanfaatkan perusahaan teknologi AS SolarWinds Corp SWIN untuk menembus jaringan pemerintah. 

Pemerintah juga menyangkal meracuni tokoh oposisi Alexei Navalny menggunakan zat pelumpuh saraf.

Selain itu, Kremlin menepis tuduhan mereka memberi hadiah kepada Taliban karena membunuh tentara AS di Afghanistan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut