Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

AS Izinkan Vaksin Covid Pfizer Digunakan pada Anak-Anak Berusia 12 Tahun

Selasa, 11 Mei 2021 - 08:16:00 WIB
AS Izinkan Vaksin Covid Pfizer Digunakan pada Anak-Anak Berusia 12 Tahun
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Covid dari Pfizer untuk disuntikkan kepada penerima (ilustrasi). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Kebanyakan anak dengan COVID-19 hanya mengalami gejala ringan atau tidak menunjukkan gejala sama sekali. Namun, anak-anak bukannya tanpa risiko menjadi sakit parah, dan mereka masih bisa menyebarkan virus. Ada wabah yang ditelusuri ke acara olahraga dan aktivitas lain untuk anak-anak dalam rentang usia ini.

Ilmuwan vaksin terkemuka di Pfizer, Dr William Gruber mengatakan, perluasan EUA akan membantu AS mencapai kekebalan lebih lanjut dan melindungi kelompok usia yang belum sepenuhnya terhindar dari penyakit parah.

“Saya mendengar dari dokter anak dan orang-orang di masyarakat, betapa menguntungkannya (perluasan EUA) ini bagi penduduk usia remaja yang kegiatannya banyak dibatasi (karena pandemi),” kata Gruber.

Kehadiran vaksin sangat penting untuk mengakhiri pandemi. Akan tetapi, tak sedikit pula pejabat kesehatan khawatir program vaksinasi pada anak-anak bakal mendapat pertentangan dari para orang tua yang meragukan keamanan vaksin Covid bagi buah hati mereka.

Menjawab keraguan itu, Pfizer dan BioNTech pada Maret lalu menyatakan, vaksin corona buatan mereka menghasilkan respons antibodi yang kuat dan aman serta efektif pada usia 12 hingga 15 tahun dalam uji klinis.

Uji coba itu dilakukan terhadap 2.260 remaja berusia 12 hingga 15 tahun. Hasilnya, terdapat 18 kasus Covid-19 di kelompok yang mendapat plasebo. Sementara, mereka yang mendapatkan vaksin yang sebenarnya tidak ada yang terjangkit Covid. 

Dengan kata lain, vaksin buatan Pfizer dan BioNTech menghasilkan kemanjuran 100 persen dalam mencegah penyakit untuk kalangan remaja 12 – 15 tahun, kata perusahaan tersebut.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut