AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
"Iran diberi kesempatan untuk menghormati perjanjian gencatan senjata namun memilih untuk tidak melakukannya," demikian pernyataan Centcom, dikutip Minggu (28/6/2026).
Centcom menyebut serangan itu merupakan pembalasan atas agresi Iran yang terus berlanjut terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Dalam operasi tersebut, militer AS menyerang sejumlah target strategis Iran, meliputi fasilitas pengawasan militer, sistem komunikasi, pertahanan udara, lokasi penyimpanan drone, hingga fasilitas pemasangan ranjau.
Sementara itu, stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan ledakan terdengar di wilayah Sirik. Namun, media tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab maupun dampak ledakan.
Editor: Anton Suhartono