AS Berencana Serang Iran Sebelum Trump Lengser, Tentara Israel Diminta Bersiap
Laporan itu muncul hanya beberapa hari setelah stasiun televisi Israel, Channel 13 menyatakan bahwa Washington dan Tel Aviv berencana meningkatkan "operasi rahasia" terhadap Teheran pada hari-hari terakhir masa jabatan Trump. Namun, tidak disebutkan rincian tentang apa yang bisa dilakukan.
New York Times pada awal bulan ini menulis laporan yang menyebut Trump tengah mencari opsi untuk menyerang kemampuan nuklir Iran--yang dikatakan hampir pasti akan difokuskan pada fasilitas pengayaan uranium Natanz.
Iran siapkan balasan mematikan jika AS lancarkan serangan
Para penasihat keamanan AS telah memperingatkan Trump agar tidak melakukan manuver serangan ke Iran yang berpotensi memicu konflik regional.
Pejabat Iran merespons laporan New York Times, berjanji akan memberikan balasan yang menghancurkan jika AS melakukan serangan.
Ketegangan Iran dan AS semakin meninggi di bawah pemerintahan Presiden Trump akibat sejumlah kebijakan yang dinilai berusaha mencekik Teheran. Trump membatalkan perjanjian Nuklir pada 2018 setelah sebelumnya disepakati pada 2015 di bawah pemerintahan Barack Obama.
AS juga masih berusaha memicu kembali embargo senjata Iran yang jatuh tempo pada pertengahan Oktober lalu. Upaya AS melalui Dewan Keamanan PBB gagal mendapat dukungan mayoritas anggota.
Editor: Arif Budiwinarto