AS Bakal Bertindak jika Rusia Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina
Sullivan menganggap Rusia memahami betul apa yang akan dihadapinya jika berani menggunakan senjata semacam itu. Dia menuturkan, AS telah merencanakan tindakan untuk setiap kemungkinan yang bakal terjadi, serta akan menanggapi dengan tegas ke Rusia.
Peringatan AS itu menuai reaksi dari Parlemen Rusia. Wakil Ketua Komite Keamanan di Parlemen Rusia, Anatoly Vyborny mengatakan, Amerika membesar-besarkan isu tersebut demi menyelamatkan mukanya.
“Rusia tidak pernah mengatakan akan menggunakan senjata nuklir. Tidak jelas apa yang mereka maksud dengan tuduhan ini,” kata Vyborny kepada kantor berita Sputnik.
Sementara anggota Partai Rusia Bersatu yang berkuasa di DPR Rusia, Oleg Morozov mengatakan, AS ingin meningkatkan ketegangan untuk membenarkan tindakan Washington DC mengirim bantuan persenjataan tambahan ke Ukraina.
“Ini sebenarnya bukan tentang kami (Rusia) menggunakan senjata nuklir. Mereka (AS) mengerti bahwa tidak perlu melakukan itu. Tetapi mereka ingin meyakinkan dunia bahwa (seolah-olah) ancaman nuklir datang dari Rusia,” ucapnya.