Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditengahi Trump, Armenia dan Azerbaijan Berdamai Setelah Perang Puluhan Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Armenia Sepakat Damai dengan Azerbaijan, Demonstran: Nikol Pashinyan Pengkhianat!

Rabu, 11 November 2020 - 21:12:00 WIB
Armenia Sepakat Damai dengan Azerbaijan, Demonstran: Nikol Pashinyan Pengkhianat!
Polisi menangkap demonstran di ibu kota Yerevan. Demonstran mengecam langkah PM Nikol Pashinyang yang menandatangani kesepakatan damai denga Azerbaijan. (foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Armenia dan Azerbaijan menyepakati penghentian perang secara total di wilayah Nagorno-Karabakah, Selasa (10/11/2020) pagi waktu setempat. Kesepakatan tersebut turut melibatkan Rusia dan Turki--sekutu Azerbaijan.

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, menyebut Armenia tak punya pilihan selain menyerah dan menandatangani kesepakatan damai tersebut.

"Sebuah tangan besi memaksanya untuk menandatangani dokumen ini. Pada dasarnya, ini adalah kapitulasi (pernyataan kalah perang)," kata Aliyev dikutip dari AFP.

Penjelasan PM Pashinyan mengenai kesepakatan damai

Sementara itu, Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, mengatakan pihaknya telah mempertimbangkan secara matang mengikuti kesepakatan tersebut.

Pashinyan menilai gencatan senjata penuh dengan Azerbaijan sebagai opsi terbaik bagi dua negara berkonflik.

"Saya telah menandatangani pernyataan dengan Presiden Rusia dan Azerbaijan untuk penghentian perang Nagorno-Karabakh," kata Pashinyan.

Perang Armenia-Azerbaijan yang telah berlangsung sejak 27 September telah menewaskan setidaknya lebih dari 1.000 orang dan memaksa ribuan penduduk mencari perlindungan.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut