Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mundur, Bos Badan Intelijen AS Blak-blakan Perang Iran Akibat Tekanan Israel
Advertisement . Scroll to see content

Argentina Resmi Keluar dari WHO, Ikuti Langkah Amerika Serikat

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:23:00 WIB
Argentina Resmi Keluar dari WHO, Ikuti Langkah Amerika Serikat
Pemerintah Argentina resmi menarik diri dari World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia, mengikuti langkah Amerika Serikat. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BUENOS AIRES, iNews.id - Pemerintah Argentina resmi menarik diri dari World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia. Keputusan tersebut mengikuti langkah serupa yang sebelumnya diambil oleh Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Argentina, Pablo Quirno, pada Selasa, 17 Maret 2026, mengonfirmasi keputusan tersebut telah berlaku efektif. Dia menyebut penarikan diri Argentina ini terjadi tepat satu tahun setelah pemerintah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada WHO.

"Hari ini, pengunduran diri Argentina dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai berlaku, menandai satu tahun sejak pemberitahuan resmi dibuat oleh negara kami," tulis Quirno dalam pernyataannya di media sosial, dilansir dari Al Jazeera, Rabu (18/3/2026).

Dia menegaskan, negaranya tetap akan menjalin kerja sama internasional di bidang kesehatan melalui jalur bilateral dan forum regional, sembari menjaga kedaulatan penuh dalam menentukan kebijakan kesehatan.

Keputusan ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Javier Milei, yang dikenal memiliki pandangan politik sayap kanan. Langkah tersebut juga sejalan dengan sikap Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya mengambil keputusan serupa terhadap WHO.

Baik Milei maupun Trump kerap mengkritik organisasi internasional yang dianggap mendorong agenda progresif, termasuk dalam isu kesehatan dan kebijakan medis. Pengumuman Argentina untuk mundur dari WHO bahkan muncul sekitar satu bulan setelah keputusan serupa diumumkan oleh Amerika Serikat.

Sebelumnya, Milei secara terbuka mengecam WHO atas rekomendasi kebijakan selama pandemi Covid-19. Dia menyebut organisasi tersebut sebagai "lembaga bermasalah" dan menuding kebijakan seperti penggunaan masker, pembatasan sosial, serta vaksinasi sebagai bentuk kontrol sosial berskala besar.

Meski demikian, WHO pada dasarnya berperan sebagai badan penasihat dan tidak memiliki kewenangan untuk memaksakan kebijakan kepada negara anggotanya. Hingga kini, organisasi tersebut tercatat memiliki 194 negara anggota di seluruh dunia.

Sementara Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, sebelumnya menyayangkan keputusan Amerika Serikat untuk keluar dari organisasi tersebut. Dia menilai alasan yang disampaikan tidak sesuai fakta dan dapat berdampak pada keamanan kesehatan global.

"Sayangnya, alasan yang dikutip untuk keputusan AS menarik diri dari WHO tidak benar. Keputusan untuk mundur dari WHO membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman," kata Ghebreyesus dalam unggahan di media sosial saat itu.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut