RIYADH, iNews.id – Otoritas Arab Saudi menyarankan kepada jemaah umrah untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar dan barang-barang berharga saat bepergian ke negara itu. Peringatan tersebut demi mencegah terjadinya tindakan penipuan.
Dalam sebuah unggahan di Twitter, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyarankan jemaah untuk tidak membawa emas batangan, batu mulia, dan logam mulia ke Saudi. Jemaah juga diingatkan hanya membawa uang tunai maksimal 60.000 riyal (Rp240 juta).
Iran Janji Perluas Perang ke Luar Kawasan Jika AS-Israel Luncurkan Agresi Lagi
Otoritas Saudi juga meminta jemaah untuk mengunduh aplikasi bank dari situs resmi, tidak membagikan detail rekening bank atau mentransfer uang ke pihak yang tidak dikenal. Jemaah juga diminta untuk mengabaikan pesan teks dari sumber yang tidak dikenal.
Jemaah disarankan untuk memberi tahu kementerian atau otoritas terkait jika mereka mencurigai adanya penipuan atau menjadi korbannya.
Heboh Muslimah Meninggal di Depan Kakbah saat Umrah, Suami Kisahkan Momen-Momen Terakhir
Sebelumnya pada Maret lalu, kementerian telah mendesak umat Islam untuk hanya melakukan umrah sekali selama bulan suci Ramadhan. Hal itu untuk mengurangi kepadatan dan memastikan perjalanan yang lancar dan mudah bagi jemaah di lokasi.
Kaum Muslim dari seluruh dunia dapat mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji melalui aplikasi Nusuk dan mengatur seluruh perjalanan mereka. Lewat platform tersebut, mereka dapat mengikuti alur pendaftaran mulai dari mengajukan eVisa hingga memesan akomodasi dan penerbangan.
Terungkap, Penipu Ratusan Jemaah Umrah Ternyata Residivis dan Ganti Nama
Editor: Ahmad Islamy Jamil