Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Apa Tujuan Rusia Menaruh Jet Tempur di Biak Papua? Ini Analisis Lengkapnya

Rabu, 23 April 2025 - 11:09:00 WIB
Apa Tujuan Rusia Menaruh Jet Tempur di Biak Papua? Ini Analisis Lengkapnya
Apa tujuan Rusia menaruh jet tempur di Biak Papua? Para pakar memberikan penjelasan (Foto: Kemhan Rusia via AP)
Advertisement . Scroll to see content

Matthew Sussex, pakar militer Rusia dari Australian National University, menyatakan bahwa jika Rusia dapat mengakses pangkalan di Indonesia, mereka akan memiliki posisi yang sangat menguntungkan untuk mengamati latihan militer Australia, mengumpulkan informasi dari instalasi militer AS, bahkan menjalankan operasi jarak jauh di kawasan Pasifik.

Hubungan Rusia, China, dan Potensi Ancaman Regional

Sussex juga menyebut bahwa Rusia bisa saja membagi hasil intelijen militernya kepada China, mengingat eratnya hubungan kedua negara tersebut. Hal ini tentu meningkatkan kekhawatiran negara-negara seperti Australia dan Amerika Serikat, mengingat keberadaan Marinir AS di kawasan utara Australia.

Sebelumnya, pada akhir 2017, Rusia pernah menggunakan Biak sebagai pangkalan untuk latihan militer selama lima hari. Saat itu, pesawat pengebom Rusia melakukan misi pengumpulan intelijen, yang membuat jet tempur Australia harus mengubah jalur terbangnya demi alasan keamanan.

Apa Tujuan Rusia Menaruh Jet Tempur di Biak Papua?

Meski belum terbukti kebenarannya, wacana penempatan jet tempur Rusia di Biak Papua membuka mata dunia terhadap pentingnya kawasan ini dalam percaturan militer global. Tujuan strategis utama Rusia jika hal ini benar terjadi kemungkinan besar adalah untuk memperluas jangkauan militernya ke kawasan Indo-Pasifik, memantau aktivitas militer negara-negara Barat, dan memperkuat posisi geopolitik bersama mitra seperti China.

Isu ini juga menunjukkan bahwa Indonesia, dengan posisi geografisnya yang strategis, akan terus menjadi sorotan dalam dinamika politik dan keamanan global. Pemerintah Indonesia diharapkan tetap menjaga prinsip bebas aktif serta menjaga netralitas kawasan dari potensi konflik kekuatan besar dunia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut