Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Apa itu HAARP? Teknologi Canggih Milik AS yang Dituding Jadi Penyebab Gempa Turki

Senin, 13 Februari 2023 - 14:59:00 WIB
Apa itu HAARP? Teknologi Canggih Milik AS yang Dituding Jadi Penyebab Gempa Turki
Dua gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 dan 7,7 yang mengguncang Turki dan Suriah dikaitkan dengan HAARP (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Komponen utama pada HAARP adalah Ionospheric Research Instrument (IRI) yakni susunan dari 180 antena radio yang tersebar di area seluas 33 hektare. IRI mentransmisikan frekuensi berkuatan antara 2,7 sampai 10 MHz menggunakan daya 3,6 MW. 

Antena HAARP dapat menembakkan frekuensi gelombang radio rendah maupun tinggi ke atmosfer bumi. Tujuannya memengaruhi ionosfer dan stratosfer yang merupakan bagian penting dari atmosfer. Begitu gelombang radio ditembakkan akan membuat ionosfer hangat lalu memantul lagi ke bumi dan menciptakan awan dan molekul lain sehingga bisa memanipulasi cuaca. 

Dari sini jelas apa itu fungsi HAARP, yakni menciptakan atau mengubah iklim, cuaca, serta membuat awan serta hujan buatan. Dengan kemampuan tersebut, HAARP diduga bisa merekayasa bencana buatan di wilayah tertentu, baik dalam skala kecil maupun besar, seperti hujan, badai, tornado, bahkan gelombang tinggi atau tsunami. Tak heran HAARP diterpa sejumlah teori konspirasi.

Ada yang menuding HAARP adalah pihak yang harus disalahkan atas tanah longsor di Filipina pada 2006 serta gempa bumi dan tsunami di Jepang pada 2011. 

Pada 2010, presiden Venezuela Hugo Chaves menyalahkan HAARP atas gempa Haiti. Selain itu, ada pula teori konspirasi yang menyatakan HAARP mampu mengontrol pikiran hingga mengubah tatanan realitas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut