Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Advertisement . Scroll to see content

Anomali Sakit Kepala Misterius Staf Kedutaan AS di China Diduga Serangan Gelombang Sonik

Minggu, 06 Desember 2020 - 10:13:00 WIB
Anomali Sakit Kepala Misterius Staf Kedutaan AS di China Diduga Serangan Gelombang Sonik
National Academy of Science (NAS) Amerika Serikat menerbitkan laporan mengenai anomali sakit kepala misterius yang dialami staf kedutaan AS di China dan Kuba. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - National Academy of Science (NAS) Amerika Serikat menerbitkan laporan mengenai anomali sakit kepala misterius yang dialami staf kedutaan AS di China dan Kuba. Keanehan tersebut digambarkan sebagai "serangan sonik" menggunakan energi gelombang mikro terarah. 

"Secara keseluruhan, energi gelombang radio (Radio Frequency/RF) yang diarahkan, terutama pada mereka dengan manifestasi awal berbeda. Nampaknya, ini menjadi mekanisme yang paling masuk akan dalam menjelaskan kasus-kasus ini," isi laporan tersebut dikutip dari CNN, Minggu (6/12/2020).

Laporan tersebut menambahkan anomali itu mempertimbangkan kemungkinan insiden pusing perseptual-postural yang persisten sebagai masalah sekunder yang mungkin terjadi pada beberapa dari mereka sebagai faktor penyebab. 

Meskipun laporan tersebut tidak menyimpulkan bahwa penggunaan energi gelombang mikro terarah dalam hal ini dilakukan dengan sengaja, dapat dikatakan bahwa tindakan tersebut digunakan untuk tujuan jahat. 

"Pertimbangan semata dari skenario seperti itu menimbulkan kekhawatiran besar tentang dunia dengan aktor jahat yang tidak terkendali dan alat baru untuk menyebabkan kerugian bagi orang lain."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut