Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Terbelah terkait Kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York

Selasa, 11 November 2025 - 03:10:00 WIB
Amerika Terbelah terkait Kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York
Kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi komunitas Muslim, tapi juga memicu perpecahan politik (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Politisi Republik lainnya, Randy Fine, turut menambah kontroversi dengan menyebut Mamdani baru tinggal di AS selama 8 tahun, klaim yang kemudian terbukti keliru.

Namun, hasil penelusuran PolitiFact menunjukkan fakta berbeda. Mamdani telah tinggal di AS sejak 1998, ketika masih berusia 7 tahun, dan resmi menjadi warga negara AS pada 2018 setelah memenuhi semua syarat hukum.

Demokrat Anggap Serangan Bermotif Politik

Sementara itu, sejumlah tokoh Partai Demokrat mengecam keras langkah Partai Republik yang dianggap bermuatan politik dan diskriminatif. Mereka menilai serangan terhadap Mamdani bukan soal hukum, melainkan upaya menjatuhkan sosok progresif yang berani menantang status quo.

“Ini bukan tentang kewarganegaraan, tapi tentang rasa takut terhadap perubahan,” kata salah satu anggota Senat dari Demokrat. “Ketika seorang Muslim progresif menang di kota terbesar Amerika, sebagian orang di Washington panik.”

Para pendukung Mamdani menilai tuduhan terhadapnya merupakan bagian dari kampanye politik untuk menekan kelompok minoritas dan menghidupkan kembali sentimen anti-imigran menjelang pemilu nasional mendatang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut