Amerika Terbelah terkait Kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York
Politisi Republik lainnya, Randy Fine, turut menambah kontroversi dengan menyebut Mamdani baru tinggal di AS selama 8 tahun, klaim yang kemudian terbukti keliru.
Namun, hasil penelusuran PolitiFact menunjukkan fakta berbeda. Mamdani telah tinggal di AS sejak 1998, ketika masih berusia 7 tahun, dan resmi menjadi warga negara AS pada 2018 setelah memenuhi semua syarat hukum.
Demokrat Anggap Serangan Bermotif Politik
Sementara itu, sejumlah tokoh Partai Demokrat mengecam keras langkah Partai Republik yang dianggap bermuatan politik dan diskriminatif. Mereka menilai serangan terhadap Mamdani bukan soal hukum, melainkan upaya menjatuhkan sosok progresif yang berani menantang status quo.
“Ini bukan tentang kewarganegaraan, tapi tentang rasa takut terhadap perubahan,” kata salah satu anggota Senat dari Demokrat. “Ketika seorang Muslim progresif menang di kota terbesar Amerika, sebagian orang di Washington panik.”
Para pendukung Mamdani menilai tuduhan terhadapnya merupakan bagian dari kampanye politik untuk menekan kelompok minoritas dan menghidupkan kembali sentimen anti-imigran menjelang pemilu nasional mendatang.