Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Siapkan Serangan ke Venezuela? Ancaman Trump Picu Kekhawatiran di Kawasan

Selasa, 02 Desember 2025 - 07:38:00 WIB
Amerika Siapkan Serangan ke Venezuela? Ancaman Trump Picu Kekhawatiran di Kawasan
Ancaman Donald Trump untuk menggunakan kekuatan militer terhadap Venezuela kembali mengguncang stabilitas politik kawasan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menggunakan kekuatan militer terhadap Venezuela kembali mengguncang stabilitas politik kawasan. Pernyataan keras itu disampaikan Trump langsung kepada Presiden Nicolas Maduro dalam percakapan telepon rahasia pekan lalu, memicu spekulasi bahwa Washington tengah menyiapkan opsi serangan.

Laporan surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan, Trump menegaskan Maduro harus mengundurkan diri secara sukarela jika ingin menghindari intervensi militer AS. Sementara laporan lain yang diangkat The New York Times mengungkap, meski kedua pemimpin sempat membahas kemungkinan pertemuan bilateral, pembicaraan itu tidak berujung kesepakatan apa pun.

Telepon Rahasia yang Menggegerkan Kawasan

Percakapan tersebut tidak hanya melibatkan Trump dan Maduro, tapi juga Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, tokoh yang dikenal paling vokal mendukung langkah keras terhadap rezim Venezuela. Kehadiran Rubio memperkuat dugaan bahwa percakapan itu bukan sekadar ancaman spontan, melainkan bagian dari strategi tekanan yang lebih besar.

Trump dikabarkan mengatakan bahwa “opsi lain”, termasuk operasi militer, akan dipertimbangkan apabila Maduro tetap menolak mundur.

Sinyal Militer Menguat: Armada AS di Karibia

Kekhawatiran regional makin besar setelah Trump, sehari sebelum laporan telepon itu bocor, memperingatkan seluruh maskapai penerbangan untuk menghindari wilayah udara Venezuela. Washington berdalih peringatan itu terkait keamanan operasional menyusul meningkatnya operasi militer AS di kawasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut