Amerika Akan Uji Coba Senjata Nuklir di Bawah Tanah, Ledakan Skala Kecil
Militer Pastikan Sistem Nuklir Siap Digunakan
Dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, Wakil Laksamana Angkatan Laut Richard Correll juga menegaskan kesiapan sistem pertahanan nuklir negaranya. Ia menjelaskan bahwa setiap komponen senjata nuklir AS telah melalui pengujian berlapis untuk memastikan dapat berfungsi dengan baik saat dibutuhkan.
“Kami memiliki program pengujian yang ketat terhadap kemampuan nuklir, dan itu dilakukan oleh, dengan, dan melalui angkatan bersenjata,” kata Correll.
Correll, yang tengah mengikuti uji kelayakan untuk posisi komandan Komando Strategis AS (STRATCOM), menyatakan keyakinannya bahwa sistem nuklir AS “akan berfungsi jika diperlukan.”
Konteks Keputusan Uji Coba
Langkah Trump memerintahkan Pentagon untuk kembali menguji senjata nuklir muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia dan China, yang juga terus mengembangkan sistem persenjataan strategisnya.
Namun, pemerintahan AS menegaskan bahwa uji coba ini tidak melanggar perjanjian internasional, karena tidak dilakukan di atmosfer atau lautan, melainkan di bawah tanah dan dalam batas keamanan yang ketat.
Dengan demikian, uji coba ini menjadi sinyal kuat bahwa Washington bertekad menjaga kesiapan nuklirnya, namun tetap berupaya menahan eskalasi global dengan menghindari demonstrasi kekuatan terbuka seperti era Perang Dingin.
Editor: Anton Suhartono