RIYADH, iNews.id – Arab Saudi mengundang delegasi Houthi di Yaman ke Riyadh untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata. Hal itu terungkap lewat laporan kantor berita negara Saudi, SPA, Kamis (14/9/2023).
Menurut laporan tersebut, undangan itu merupakan lanjutan dari negosiasi yang sebelumnya diprakarsai oleh Kerajaan Arab Saudi dan Oman. “(Tujuannya untuk) mencapai gencatan senjata permanen dan komprehensif di Yaman dan solusi politik berkelanjutan yang dapat diterima oleh semua pihak di Yaman,” tungkap SPA.
Rencana Netanyahu untuk Gaza Akhiri Gencatan Senjata Pura-pura
Pada Kamis malam, Ketua Komite Revolusioner tertinggi Houthi, Muhammad Ali al-Houthi mengatakan, pembicaraan terus berlanjut antara Sanaa dan Riyadh dengan mediasi Oman. Pembicaraan tersebut antara lain mencakup pembayaran gaji para pegawai Yaman, pembukaan bandara dan pelabuhan, dan pembebasan semua tahanan dan tawanan perang.
Selain itu, akan dibahas juga soal keluarnya pasukan asing dari Yaman, serta rekonstruksi yang mengarah pada solusi politik yang komprehensif.
Arab Saudi Sukses Turunkan Kematian akibat Kecelakaan Lalu Lintas 35 Persen dalam 5 Tahun
Sebelumnya, TV milik Houthi, al-Masirah melaporkan, delegasi Houthi telah meninggalkan Sanaa dan sedang dalam perjalanan ke Riyadh untuk melanjutkan perundingan dengan delegasi Saudi di kota itu. Perjalanan tersebut akan menjadi kunjungan resmi pertama para pejabat Houthi ke kerajaan padang pasir itu sejak pecahnya perang di Yaman sembilan tahun silam.