Aktivis Greta Thunberg Bingung Dunia Bungkam dengan Kekejaman Israel di Gaza
“Israel sedang membunuh, dan seluruh dunia menyaksikan genosida ini secara langsung. Saya prihatin melihat orang-orang menjalani kehidupan mereka seakan normal, padahal pembantaian terjadi tepat di depan mata mereka melalui layar ponsel,” kata Thunberg, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (1/9/2025).
Menurut perempuan 22 tahun itu, siakp diam komunitas internasional sama saja dengan bersekongkol dalam kejahatan Israel. Dia menegaskan dunia tak boleh pura-pura tidak tahu atas penderitaan rakyat Palestina.
“Jika ambisi Israel untuk memusnahkan Palestina tidak membuat dunia bangkit, saya tidak tahu apa lagi yang bisa mengguncang hati nurani umat manusia,” ujarnya.
Meski menyadari ada risiko diserang Israel, Thunberg menyebut para aktivis telah menyiapkan rencana alternatif jika misi ini digagalkan. Baginya, yang terpenting adalah membuka koridor kemanusiaan bagi warga Gaza.
“Ini misi bersih, misi kemanusiaan. Jika gagal, kami akan kembali dan memulainya lagi,” tambahnya.
Selain Thunberg, sejumlah tokoh lain juga ikut serta, di antaranya aktor Irlandia Liam Cunningham, aktor Spanyol Eduardo Fernandez, serta mantan Wali Kota Barcelona Ada Colau.
Global Flotilla Sumud melintasi Laut Mediterania dengan rute Italia, Yunani, hingga Tunisia sebelum menuju Gaza. Para aktivis menegaskan tidak akan berhenti berlayar sampai blokade Israel benar-benar dibongkar.
Editor: Anton Suhartono