8.500 Tentara AS Siaga Tinggi, Kemungkinan Bakal Dikirim ke Eropa terkait Krisis Ukraina
Selasa, 25 Januari 2022 - 15:23:00 WIB
“Kami akan selalu menanggapi setiap kerusakan lingkungan keamanan kami, termasuk melalui penguatan pertahanan kolektif kami,” ujarnya.
Rusia membantah tudingan yang menyebutnya sedang merencanakan invasi terhadap Ukraina. Menurut Moskow, tuduhan Barat hanyalah kedok provokasi yang direncanakan NATO sendiri.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, justri NATO dan AS-lah yang berada di balik meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, bukan Rusia.
“Semua ini terjadi bukan karena apa yang kami, Rusia, lakukan. Ini terjadi karena apa yang NATO dan AS lakukan,” kata Peskov kepada wartawan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil