Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang
Advertisement . Scroll to see content

85 Orang Tewas akibat Banjir dan Tanah Longsor di Filipina

Kamis, 03 Januari 2019 - 11:16:00 WIB
85 Orang Tewas akibat Banjir dan Tanah Longsor di Filipina
Tampak kondisi banjir yang melanda Kota Baao di Provinsi Camarines Sur. (Foto: Simvale Sayat/AFP/Getty Images)
Advertisement . Scroll to see content

Tim penyelamat termasuk kepolisian dan militer menggunakan alat berat untuk membersihkan jalan menuju lokasi longsor dan memasuki kawasan banjir menggunakan perahu karet.

“Matahari sudah keluar, dengan beberapa kali hujan gerimis. Kami harap banjir akan mereda,” tutur Ronna Monzon, anggota personel operasional di badan bencana Bicol, kepada Reuters.

Sebanyak 20 siklon tropis menerjang Filipina setiap tahun yang menghancurkan lahan pertanian dan infrastruktur serta menewaskan banyak warga.

Berbagai bencana pun menjadi salah satu faktor yang membebani pertumbuhan ekonomi di negara itu.

Pada September lalu, topan Mangkhut menerjang Filipina. Topan Mangkhut membawa kecepatan angin mencapai 255 km per jam. Dalam bahasa lokal, topan Mangkhut disebut Ompong.

Topan tersebut memiliki diameter 900 kilometer dan disamakan dengan topan Haiyan yang menewaskan 6.300 orang pada 2013. Otoritas Filipina mengevakuasi ribuan warga untuk menghindari dampak lebih buruk.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut