8 Negara dengan Krisis Kelaparan Tertinggi di Dunia, Nomor 1 dari Asia
Liberia mengalami perang saudara selama 14 tahun, yang berakhir pada tahun 2003. Satu dekade kemudian, negara itu dilanda epidemi Ebola terbesar di dunia.
Tak hanya itu, pertanian di Liberia selalu terkendala keterbatasan peralatan. Dengan demikian, negara ini bergantung pada bahan pokok impor, yang harganya telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena pandemi.
Sebanyak 50 persen dari seluruh jumlah warga Liberia bahkan hidup dalam kemiskinan. Deretan faktor itulah yang menjadi penyebab tingginya tingkat kelaparan dan kekurangan gizi di Liberia.
Pada tahun 2022, 45 persen penduduk Haiti menghadapi krisis pangan akut. Penyevabnya adalah adanya krisis kemanusiaan yang berkelanjutan dan dikombinasikan dengan kekurangan komoditas, perubahan iklim, dan bahkan konflik di Ukraina.
Padahal do tahun 1980, Haiti sukses dengan program swasembada pangan. Namun itu berubah karena serangkaian kebijakan perdagangan Amerika yang agresif yang diperkenalkan pada 1990-an.