Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Kudeta Myanmar, dari Tuduhan Pemilu Curang sampai Ancaman Sanksi AS

Selasa, 02 Februari 2021 - 18:20:00 WIB
 7 Fakta Kudeta Myanmar, dari Tuduhan Pemilu Curang sampai Ancaman Sanksi AS
Militer Myanmar menjaga balai kota Yangon setelah mengambil alih kekuasaan dari Aung San Suu Kyi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

USDP menuding pemungutan suara diwarnai kecurangan serta tidak bebas dan tidak adil. Mereka mendesak para pejabat UEC mundur dan pemilu diulang.

Pengamat politik Khin Zaw Win memperingatkan terjadinya kekacauan dalam beberapa bulan mendatang. Situasi itu merupakan konsekuensi karena UEC diisi oleh orang-orang yang berpihak kepada penguasa dan tidak kompeten.

2. Penculikan Aung San Suu Kyi

Militer Myanmar menculik perempuan 75 tahun itu pada Senin dini hari, beserta para pejabat seperti Presiden Win Myint, serta pemimpin partai NLD lainnya. 

Mereka ditahan di lokasi yang sampai berita ini diturunkan belum diketahui. Bukan hanya itu, kondisi Suu Kyi serta tahanan lain belum bisa dipastikan.

Penculikan ini berlangsung beberapa jam sebelum parlemen yang baru seharusnya menggelar sidang perdana di Ibu Kota Naypyitaw. Partai Suu Kyi menguasai mayoritas suara parlemen setelah menang telak dalam pemilu 2020.
 
3. Jenderal Min Aung Hlaing ambil alih kepemimpinan Myanmar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut