5 Tradisi Unik Natal di Dunia, Festival Cahaya hingga Berbagi Hadiah
JAKARTA, iNews.id - Perayaan Hari Raya Natal mencerminkan tradisi yang beragam di seluruh dunia. Setiap budaya mempunyai tradisi unik dan meriah untuk merayakan Natal.
Natal dirayakan pada tanggal 25 Desember. Di Eropa, banyak negara merayakan Natal dengan tradisi yang kental, seperti dekorasi rumah, pohon Natal, dan pertukaran hadiah. Sementara itu, di Amerika Serikat, tradisi Natal sering kali melibatkan Santa Claus dan hiasan rumah dengan lampu cerah.
Selain aspek kebudayaan, Natal juga menjadi waktu untuk berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Tradisi pesta makan bersama, pertukaran kado, dan doa bersama sering kali menjadi bagian dari perayaan Natal di berbagai komunitas
Berikut ini lima tradisi Natal unik seperti dirangkum dari Mint, Minggu (24/12/2023)
5 Artis yang Siap-siap Merayakan Natal 2023, Nomor 4 Rela Terbang ke Eropa
Krampus adalah sosok berkepala tanduk yang diyakini menemani Santa Claus pada malam Natal. Ia digambarkan sebagai makhluk yang menyeramkan, dengan tanduk, kuku, dan lidah yang panjang. Krampus dikenal karena mendisiplinkan anak-anak nakal. Jika anak-anak nakal tidak berperilaku baik, Krampus akan menculik mereka dan membawa mereka ke dunia bawah.
Tradisi Krampus berasal dari Austria dan Jerman, tetapi juga dapat ditemukan di negara-negara lain di Eropa, seperti Kroasia, Slovenia, dan Italia. Pada malam Natal, orang-orang mengenakan kostum Krampus dan berkeliling desa untuk menakuti anak-anak. Tradisi ini dimaksudkan untuk memperingatkan anak-anak untuk berperilaku baik.
10 Tradisi Unik Natal di Dunia, Ada Acara Lempar Puding di Slovakia
Di Caracas, Venezuela, merupakan tradisi untuk menutup jalan bagi mobil pada pagi Malam Natal agar orang-orang dapat bermain sepatu roda menuju gereja. Tradisi unik ini, dikenal sebagai festival cahaya telah menjadi perayaan Natal yang populer dan meriah. Jalanan dihiasi lampu warna-warni, dan orang-orang dari segala usia berkumpul untuk bermain sepatu roda bersama.