5 Pasukan Elite Kuno yang Melegenda, Bhayangkara Majapahit Ternyata Pernah Taklukkan Tartar Mongol
Ketangguhan Estri diakui para musuh di medan perang. Bahkan, Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels sangat terkejut ketika melihat turnamen perang oleh 40 perempuan.
Daendels terpikat dengan kemampuan para prajurit Estri dalam menunggang kuda sambil memegang senjata di tangan.
3. Pasukan Legiun Mangkunegaran
Legiun Mangkunegaran merupakan pasukan elite yang dibentuk pada zaman Mangkunegara II. Pada 1808, pasukan ini beranggotakan 1.150 personel. Legiun Mangkunegaran mendapat pendidikan langsung dari bangsa Eropa, seperti Belanda, Prancis, dan Inggris. Latihan tempurnya mengadopsi legiun Prancis. Mereka dilatih menggunakan senjata tajam berupa pedang, tombak, panah, senjata api, dan meriam.
Tugas pertama pasukan elite ini adalah saat Perang Napoleon di Asia pada 1811. Kala itu Legiun Mangkunegaran menjadi bagian dari pasukan Prancis-Belanda melawan pasukan Inggris-India. Adapun komposisi pasukan yang dipimpin Pangeran Ario Praboe Prang Wedana tersebut adalah 800 prajurit infanteri, 100 penyerbu, 200 kavaleri atau berkuda, dan 50 artileri.
Saat pendudukan Jepang, Legiun Mangkunegaran turut melakukan perlawanan di Pulau Tarakan, Surakarta, Madura, Lembang, dan Cilacap.