5 Fakta Tragedi Halloween di Seoul Tewaskan 149 Orang, Nomor 4 Kebanyakan Korban Perempuan Muda
“Anda akan melihat kerumunan besar saat Natal dan kembang api, tapi ini beberapa kali lipat lebih besar dari semua itu,” kata salah satu saksi mata, Park Jung Hoon (21) kepada Reuters dari tempat kejadian.
Pesta tersebut adalah acara Halloween pertama di Seoul dalam tiga tahun, setelah negeri ginseng mencabut pembatasan Covid dan aturan jarak sosial. Banyak pengunjung pesta mengenakan topeng dan kostum Halloween.
Dengan meredanya pandemi Covid-19, pembatasan operasi pada jam malam di bar-bar telah dihentikan sejak April. Perintah untuk mengenakan masker di luar ruangan juga dicabut sebulan sesudahnya.
Rekaman media sosial menunjukkan, ratusan orang yang memadati sebuah gang sempit di lokasi kejadian. Orang-orang itu tidak bisa bergerak ketika petugas darurat dan polisi mencoba menarik mereka agar terbebas dari kerumunan.
Rekaman lain menunjukkan kekacauan saat petugas pemadam kebakaran dan warga merawat puluhan orang yang tampaknya yang tidak sadarkan diri.