5 Fakta Bom di Kabul Tewaskan Puluhan Orang, Amerika Bersumpah Balas Dendam
Seorang saksi yang meminta identitasnya disembunyikan mengatakan kepada Reuters, ledakan sangat keras membuat gendang telinga pecah, mengganggu pendengarannya. Setelah itu dia melihat pemandangan mengerikan.
"Saya melihat mayat dan potongan tubuh terbang di udara seperti angin puting beliung yang meniup kantong plastik. Saya melihat mayat, potongan tubuh, orang tua, laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang terluka. Air yang mengalir di drainase berubah menjadi darah," kata dia.
Saksi lain, Zubair (24), melihat para korban yakni laki-laki, perempuan, dan anak-anak berteriak setelah ledakan terjadi. Setelah itu terdengar rentetan suara tembakan.
Banyak orang terluka dimasukkan ke mobil pribadi untuk dibawa ke rumah sakit.
Editor: Anton Suhartono