5 Artefak Kuno Paling Menyeramkan dalam Sejarah, Ada yang Berisi Kutukan
Penemuan ini terjadi pada 1886 oleh Kepala Dinas Kepurbakalaan Mesir, Gaston Maspero. Kala itu, Maspero menemukan sebuah sarkofagus yang sangat biasa dan polos.
Saat dibuka, di dalam sarkofagus tersebut ada sebuah mumi yang nampak seolah-olah sedang berteriak dengan wajah memandang ke arahnya.
Melihat dari tangan dan kaki yang terikat, serta ekspresi wajah yang seperti tersiksa, para ahli kemudian menyimpulkan bahwa mumi tersebut kemungkinan meninggal karena diracuni, dikubur hidup-hidup atau disiksa hingga meninggal dunia.
Mengutip sites.utexas.edu, sebuah sarkofagus dari granit hitam besar ditemukan di Mesir pada Juli 2018 lalu.
Penemuan sarkofagus yang berusia 2000 tahun ini memicu sebuah spekulasi, bahwa jika sarkofagus ini dibuka akan melepaskan kutukan.
Saat dibuka, sarkofagus itu ditemukan hanya berisi sisa-sisa tiga perwira tentara Mesir dan cairan limbah berwarna coklat kemerahan.
Banyak makam Mesir kuno berisi prasasti kutukan bagi mereka yang mengganggu tempat peristirahatan yang dianggap suci tersebut. Salah satu prasasti tersebut berbunyi: " Terkutuklah mereka yang mengganggu sisa Firaun. Mereka yang akan memecahkan segel makam ini akan menemui kematian oleh penyakit yang tidak dapat didiagnosis oleh dokter."
Jadi, tidak heran jika banyak kematian aneh setelah penggalian makam Raja Tut dikaitkan dengan Kutukan Firaun. Pada tahun 1923, arkeolog Howard Carter dan George Herbert pertama kali membuka makam Raja Tut dan diduga melepaskan kutukan. Herbert meninggal hanya enam minggu kemudian dari gigitan nyamuk yang terinfeksi. Beberapa anggota ekspedisi lainnya tewas dalam keadaan aneh atau mengalami nasib tidak bahagia lainnya.
Nah, itulah lima artefak kuno paling menyeramkan dalam sejarah yang berhasil ditemukan. Bagaimana menurutmu?
Editor: Komaruddin Bagja