Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peristiwa Sejarah 9 November, Napoleon Berkuasa hingga Hadiah Nobel Fisika untuk Einstein
Advertisement . Scroll to see content

4 Penemuan Terlarang yang Seharusnya Tidak Ditemukan, Nomor 4 Diklaim Bisa Hidupkan Orang Mati

Minggu, 04 September 2022 - 21:35:00 WIB
4 Penemuan Terlarang yang Seharusnya Tidak Ditemukan, Nomor 4 Diklaim Bisa Hidupkan Orang Mati
Penemuan Terlarang yang Seharusnya Tidak Ditemukan. Rumus E=Mc2 (Foto: Getty Images)
Advertisement . Scroll to see content

Bencana mematikan itu mendorong Alfred untuk menemukan cara untuk membuat nitrogliserin aman digunakan. Setelah memindahkan lokasi eksperimennya ke Danau Malaren, Nobel kemudian memproduksi nitrogliserin secara massal pada 1984.

Pada 1867, Alfred Nobel menemukan suatu cara untuk membuat nitrogliserin lebih aman. Yakni dengan mencampurkan nitrogliserin dengan tanah diatom -- atau kieselguhr dalam Bahasa Jerman -- menghasilkan senyawa berbentuk pasta stabil yang bisa dibentuk menjadi tongkat mini. 

Benda inilah yang kemudian dipatenkannya dengan nama dynamite atau dinamit.

Pada awalnya, dinamit hanya digunakan sebagai bahan peledak tambang. Namun lambat laun temuan Nobel ini digunakan sebagai senjata peledak dalam perang.

4. Cryonics 

Cryonics merupakan sebuah teknologi dalam dunia kedokteran dimana tubuh manusia diawetkan dengan cara membekukannya di suhu yang sangat rendah.

Tubuh orang yang sudah meninggal tersebut akan dibekukan dengan nitrogen cair dengan harapan bahwa prosedur ini dapat menghidupkan kembali orang-orang yang sudah meninggal.

Jika di masa depan hal ini terwujud maka dapat menimbulkan suatu masalah baru, dimana populasi dimuka bumi ini akan semakin dipenuhi oleh manusia.

Demikian ulasan singkat tentang penemuan terlarang yang seharusnya tidak ditemukan. Bagaimana menurutmu?

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut