Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Gedung Apartemen Meledak hingga Hancur Rata dengan Tanah, Diduga akibat Gas
Advertisement . Scroll to see content

4 Kota Besar di Dunia yang Sudah Tenggelam di Dasar Laut, Ada Sarang Bajak Laut

Senin, 06 Juni 2022 - 12:54:00 WIB
4 Kota Besar di Dunia yang Sudah Tenggelam di Dasar Laut, Ada Sarang Bajak Laut
Kota besar di dunia yang sudah tenggelam di dasar laut (Foto: Elements Envato)
Advertisement . Scroll to see content

Lion City sebelumnya telah dihuni selama berabad-abad. Banyak situs arkeologis besar yang ada di kota tersebut yang kini sengaja dibenamkan. Kota itu ini berada di bawah air Danau Qiandao yang memiliki kedalaman 80 hingga 100 kaki.

Banyak rumah, struktur kuil, dan jalan setapak yang terpelihara di kedalaman 131 kaki di bawah air. Kendati demikian, hal itu kini justru menjadi daya tarik wisata bawah laut oleh wisatawan dan para penyelam.

Karena terlindung dari angin, hujan dan kerusakan akibat sinar matahari, kota ini terpelihara dengan baik meski di bawah air. Kota ini memiliki lima gerbang masuk yang megah dan arsitektur batu berasal dari Dinasti Ming dan Qing. Jalan-jalan di sini juga terdiri dari 265 gerbang lengkung dengan pahatan batu yang masih ada yang berasal dari tahun 1777, serta tembok kota yang berasal dari abad ke-16.

4. Port Royal, Jamaika

Port Royal di Jamaika dulunya sempat dijuluki sebagai surganya bajak laut Karibia. Bahkan UNESCO melalui laman resminya menyebut kota kaya ini sebagai  "kota paling jahat di dunia" yang dipenuhi bajak laut perampok, penaklukan angkatan laut, dan penjarah sebelum akhirnya diruntuhkan alam.

Port Royal memiliki sejarah yang menarik dan penuh gejolak karena pada dasarnya kota ini adalah pos perdagangan paling penting di Dunia Baru. 

Sayangnya pada 7 Juni 1692, Port Royal dilanda gempa bumi dan dua pertiga kota tenggelam ke laut. Serangkaian kebakaran dan angin topan mengikuti kota itu hingga akhirnya tidak pernah dikembalikan ke kejayaannya.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut