3 Penemuan Bawah Laut Paling Misterius di Dunia, Dikaitkan dengan Atlantis hingga UFO
Kompleks Yonaguni ditemukan pada tahun 1986 oleh seorang penyelam lokal Jepang. 'Monumen' batu pasir itu memiliki bentuk simetris yang mengesankan, termasuk yang tampak seperti anak tangga.
Sejumlah orang termasuk akademisi telah menyimpulkan bahwa struktur tersebut adalah buatan manusia. Namun, sejumlah ahli lain menunjukkan kesamaan antara monumen Yonaguni dan formasi tanah di dekatnya. Profesor ilmu alam Universitas Boston, Robert Schoch menunjukkan bahwa Yonaguni mungkin saja terbentuk dari batu pasir yang pecah menjadi tepi lurus dan memberikan ilusi konstruksi yang disengaja.
Saking misteriusnya, temuan bawah laut yang terakhir lagi-lagi dikaitkan dengan kisah Atlantis yang dikemukakan Plato dalam Timaeus dan Critias.
Jalan Bimini atau disebut juga Tembok Bimini adalah formasi batuan bawah laut yang terletak di lepas pantai pulau Bimini Utara, Bahama. Temuan arkeologis bawah laut itu membuat sebagian orang berspekulasi tentang peradaban kuno jauh lebih maju.
Ditemukan pada tahun 1968, Jalan Bimini terdiri dari sejumlah batu berbentuk persegi panjang yang semuanya berjajar satu sama lain. Beberapa yang telah meneliti situs tersebut mengatakan bahwa itu adalah buatan manusia dan mungkin sebuah pemecah gelombang yang dibangun untuk melindungi pemukiman kuno. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa itu hanyalah fenomena alam yang menarik yang diciptakan selama ribuan tahun oleh kekuatan air.
Editor: Komaruddin Bagja