3 Peneliti AS Raih Hadiah Nobel Ekonomi 2024, Apa Peran Mereka?
STOCKHOLM, iNews.id - Hadiah Nobel Ekonomi 2024 diberikan kepada tiga akademisi Amerika Serikat (AS),
yakni Daron Acemoglu, Simon Johnson, dan James A Robinson. Hadiah Nobel Ekonomi merupakan yang terakhir diumumkan setelah Kedokteran, Fisika, Kimia, Sastra, dan Perdamaian pada pekan lalu.
Dalam pengumumannya pada Senin (14/10/2024), Akademi Sains Kerajaan Swedia menjelaskan, ketiganya berperan melalui penelitian mereka, mengenai cara bagaimana lembaga-lembaga dibentuk untuk memberikan dampak terhadap kemakmuran. Hasil penelitian tersebut berperan penting dalam mewujudkan keberhasilan ekonomi suatu negara.
"Masyarakat dengan aturan hukum yang buruk dan lembaga yang mengeksploitasi penduduk tidak menghasilkan pertumbuhan atau perubahan ke arah yang lebih baik," bunyi pernyataan Akademi, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (15/10/2024).
Oleh karena itu, lanjut Akademi, para peneliti tersebut membantu bagaimana mengetahui penyebab serta mencari solusinya.
Salut! Peraih Nobel Sastra Han Kang Enggan Rayakan Kemenangan karena Prihatin Perang di Gaza
Jakob Svensson, ketua Komite Nobel Ekonomi, menjelaskan hubungan kontribusi para pemenang tersebut dalam mengatasi kesenjangan global.
Hadiah Nobel Perdamaian 2024 Diraih Organisasi Jepang Nihon Hidankyo, Ini Perannya
"Mengurangi perbedaan pendapatan yang besar antarnegara merupakan salah satu tantangan terbesar pada zaman kita. Para pemenang telah menunjukkan pentingnya lembaga masyarakat untuk mencapai hal ini," ujarnya.
Karya kolaboratif mereka menjadi penting untuk memahami perkembangan ekonomi dan tata kelola di seluruh dunia.
3 Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Kimia 2024 karena Ungkap Rahasia Protein Pakai Kecerdasan Buatan
Acemoglu, pria keturunan Turki, dan Johnson mengabdi di Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Sementara itu Robinson beraktivitas di Universitas Chicago.
Ketiganya akan berbagi hadiah 11 juta krona Swedia atau sekitar Rp16,5 miliar. Pemberian hadiah serta penghargaan lain akan dilakukan pada Desember mendatang bersama pemenang Nobel 2024 lainnya.
Editor: Anton Suhartono