Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ahli Desak Pemerintah Sterilkan Transportasi Publik dari Tikus demi Cegah Hantavirus
Advertisement . Scroll to see content

2 Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius

Kamis, 07 Mei 2026 - 19:45:00 WIB
2 Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius
Kapal Pesiar MV Hondius lokasi outbreak Hantavirus. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

Meski umumnya tidak menular antarmanusia, jenis Andes virus yang ditemukan di beberapa wilayah Amerika Selatan diketahui memiliki potensi penularan dari manusia ke manusia.

Gejala infeksi Andes virus meliputi demam, nyeri tubuh, kelelahan, gangguan pencernaan, hingga kesulitan bernapas. Dalam kondisi berat, penyakit dapat berkembang cepat menjadi syok hingga kematian.

Saat ini belum tersedia obat antivirus khusus maupun vaksin untuk hantavirus. Penanganan dilakukan melalui perawatan suportif di rumah sakit sesuai kondisi pasien.

Profesor Ooi Eng Eong dari Duke-NUS Medical School menjelaskan, Hantavirus merupakan kelompok virus yang secara alami ditemukan pada hewan pengerat, termasuk tikus cokelat dan tikus hitam yang umum ditemukan di lingkungan perkotaan.

Menurut dia, virus tersebut dapat menular melalui makanan yang terkontaminasi, gigitan, maupun cakaran tikus. "Meski demikian, penularan dari manusia ke manusia sangat jarang terjadi," ujar Prof Ooi.

WHO mengimbau seluruh penumpang MV Hondius untuk memantau kondisi kesehatan masing-masing dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala mencurigakan.

Sebagai langkah pencegahan, CDA mengingatkan masyarakat yang bepergian ke wilayah dengan kasus hantavirus untuk menghindari kontak dengan tikus maupun area yang terkontaminasi kotoran hewan pengerat, menjaga kebersihan tempat tinggal, serta tidak membersihkan debu menggunakan sapu kering agar partikel berbahaya tidak beterbangan di udara.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut