19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Juru Bicara Kepolisian Sri Lanka, Chandana Herath, membenarkan terjadinya bentrokan yang menimbulkan korban jiwa di dalam penjara. Namun, dia belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi insiden tersebut.
Untuk mengendalikan situasi, aparat mengerahkan Police Special Task Force (STF) dan satuan antihuru-hara guna mengamankan kompleks penjara. Pengamanan diperketat untuk mencegah kerusuhan meluas. Tiga narapidana juga dipindahkan ke Kamp Penjara Pallansena.
Juru Bicara Departemen Pemasyarakatan Sri Lanka, AC Gajanayake, mengatakan tim investigasi khusus telah dibentuk, atas instruksi komisaris jenderal pemasyarakatan. Tim tersebut bertugas menyelidiki penyebab dan kronologi kerusuhan di Penjara Negombo. Selain investigasi internal, Kepolisian Sri Lanka juga membuka penyelidikan terpisah.
Sementara itu, Menteri Kehakiman Sri Lanka Harshana Nanayakkara telah meminta laporan lengkap mengenai insiden tersebut.
Pengadilan setempat juga telah menggelar penyelidikan yudisial awal sebagai bagian dari proses pengungkapan fakta di balik kerusuhan berdarah itu.