18 Demonstran Myanmar Tewas, Warga Tak Gentar Gelar Unjuk Rasa Besar Lagi Hari Ini
Aktivis pemuda kenamaan Thinzar Shunlei Yi menyebut militer Myanmar sebagai organisasi teroris.
“Saya menyatakan militer Myanmar sebagai organisasi teroris,” kata Thinzar, di akun Facebook-nya, menunjukkan kegeraman atas tewasnya belasan demonstran.
Laporan Kantor HAM PBB mengatakan sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka dalam demonstrasi pada Minggu.
Komite yang mewakili anggota parlemen yang memenangkan kursi dalam pemilu pada November 2020 meyebut jumlah yang tewas lebih banyak lagi, yakni 26 orang. Namun jumlah itu belum diverifikasi.
“Penggunaan kekuatan yang berlebihan dan pelanggaran lain yang dilakukan oleh junta militer sedang dicatat dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar komite, di Twitter, dikutip Reuters.
Editor: Anton Suhartono