Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

13 Negara yang Melarang Masuk Warga Israel, Nomor 4 Musuh Bebuyutan

Kamis, 19 September 2024 - 16:56:00 WIB
13 Negara yang Melarang Masuk Warga Israel, Nomor 4 Musuh Bebuyutan
Negara-negara yang melarang masuk warga Israel, salah satunya musuh bebuyutan, Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Negara-negara yang melarang masuk warga Israel menarik untuk diketahui. Israel menjadi sorotan setelah menyerang Jalur Gaza secara brutal sejak 7 Oktober. Seiring dengan itu, sentimen anti-Israel meningkat di penjuru dunia, bisa dilihat dari maraknya demonstrasi di banyak negara.

Bukan hanya rakyat, level pemerintah pun menunjukkan protes dengan melarang masuk warga Israel. Negara terbaru yang melarang masuk adalah Maladewa, negara yang disebut-sebut sebagai pecahan surga di Samudera Hindia. Maladewa melarang masuk warga Israel sejak Juni 2024.

Pemahaman negara yang melarang masuk dalam artikel ini adalah mereka yang menolak paspor Israel. Meski demikian, banyak warga Israel yang memiliki paspor atau kewarganegaraan ganda. Dengan demikian, orang Israel bisa saja memasuki negara itu menggunakan paspor atau visa lain.

Negara-negara yang menolak masuk warga Israel tidak memiliki hubungan diplomatik. Meski demikian bukan berarti negara yang tak memiliki hubungan diplomatik menolak pasopor Israel. Hal ini sangat bergantung dari kebijakan masing-masing pemerintah.

Berikut negara-negara yang melarang masuk warga Israel, berdasarkan data dari International Air Transport Association (IATA):

1. Aljazair

Aljazair tak memiliki hubungan diplomatik dan tidak mengakui Israel. Bahkan negara anggota Liga Arab tersebut memboikot Israel. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut