12 Warga Sipil Azerbaijan Tewas Dihantam Rudal Pasukan Armenia
"Kami sedang tidur. Anak-anak sedang menonton televisi," kata Rubaba Zhafarova, (65), saksi mata yang menyaksikan rumah di depannya hancur.
"Semua rumah di sekitar sini hancur. Banyak orang terjebak di reruntuhan. Ada yang tewas, ada yang terluka," tuturnya, dikutip dari AFP.
Serangan itu terjadi hanya enam hari setelah sebuah rudal menghantam bagian pemukiman lain kota berpenduduk lebih dari 300.000 orang, menewaskan 10 warga sipil.
Asisten Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Hikmat Hajiyev, dalam cuitannya mengatakan, berdasarkan informasi awal lebih dari 20 rumah hancur.
Serangan ini semakin memperumit gencatan senjata yang disepakati kedua pihak pada pekan lalu melalui mediasi Rusia. Armenia dan Azerbaijan saling menuding pihak lawan yang melanggar gencatan senjata.
Perang di Nagorno-Karabakh sudah berlangsung 3 pekan dengan korban tewas lebih dari 600 orang, termasuk warga sipil dari kedua pihak.
Editor: Anton Suhartono