12 Partai Oposisi Malaysia Bentuk Koalisi Baru, Ingin Goyang Anwar Ibrahim?
"Kami sepakat, tidak ada satu pun pemimpin partai yang tidak setuju. Ini adalah hal-hal yang membutuhkan perhatian dan prioritas, termasuk isu Rencana Malaysia ke-13, yang sedang diajukan dan dibahas tetapi dianggap belum menyentuh banyak permasalahan utama masyarakat," ujarnya.
Muhyiddin melanjutkan, pembentukan koalisi longgar ini juga menjadi langkah awal sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Isu naiknya biaya hidup menjadi fokus utama diskusi karena menjadi beban terbesar yang ditanggung masyarakat sejak pemerintahan Anwar Ibrahim berkuasa.
“Meskipun tingkat inflasi rendah, di banyak tempat harga barang terus naik. Kenaikan ini disebabkan oleh penghapusan atau restrukturisasi subsidi bahan bakar, yang meningkatkan biaya logistik," katanya.
Selain itu, penerapan pajak penjualan dan jasa, yang telah diperluas sejak 1 Juli menjadi hampir 6.000 jenis, juga menambah beban masyarakat.