10 Negara yang Larang Perayaan Valentine Beserta Alasannya
Sebagaimana negara lain, Valentine identik dengan memberi hadiah cokelat, bunga, atau souvenir lain kepada pasangan atau orang yang mereka cintai.
Seperti Indonesia, perayaan Valentine dilarang oleh otoritas keagamaan Malaysia. Namun warga non-Islam tetap bisa merayakan karena pemerintah tak melarang perayaannya.
Perayaan Hari Valentine di tempat umum tidak diizinkan karena dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Negara Asia Tenggara ini cukup ketat menerapkan hukum yang bertentangan dengan nilai Islam serta budaya Melayu.
Pakistan juga tak merayakan valentine karena faktor agama dan budaya. Meski demikian, negara Asia Selatan itu juga memiliki pemeluk selain Islam yang merayakannya.
Perayaan biasanya dilakukan secara pribadi saja.
Perayaan Hari Valentine dilarang keras di Afghanistan, terutama setelah pemerintahan dikendalikan Taliban. Selain itu penduduk Afghanistan juga tak terbiasa dengan kebiasaan Barat karena memegang kuat tradisi agama dan budaya.
Negara yang larang Valentine berikutnya adalah Mauritania. Sebagai negara mayoritas Muslim, perayaan Hari Valentine di depan umum jarang terlihat, selain karena pertimbangan budaya.
Sebagai negara mayoritas Muslim, perayaan Hari Valentine juga tidak tidak umum dilakukan. Sebagian besar penduduk Somalia merupakan pemeluk Islam yang taat.
Editor: Anton Suhartono