PPIH Arab Saudi Rekrut Ratusan Mahasiswa Mesir hingga Yaman untuk Atasi Kendala Bahasa
Kolaborasi antardivisi ini mutlak diperlukan mengingat tingginya volume pekerjaan fisik dalam mendampingi ratusan ribu tamu Allah setiap harinya. Setiap tindakan kecil seperti menuntun jalan jemaah hingga mengantar makanan dinilai sebagai bentuk ibadah sosial yang mendatangkan pahala.
Iran Kirim 30.000 Jemaah Haji di Tengah Konflik, Puji Layanan Arab Saudi
Di sisi lain, legalitas operasional setiap petugas di lapangan juga menjadi sorotan tajam panitia penyelenggara haji demi menghindari teguran hukum keamanan Saudi. Wakil Ketua II Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Budi Agung Nugroho, mewajibkan seluruh personel memiliki kelengkapan identitas digital yang sah.
"Hari ini kita datang ke Makkah wajib memiliki tasreh, wajib memiliki visa haji, wajib memiliki nusuk. Maka patuhi itu," kata Budi.
Kepemilikan identitas legal dan dokumen imigrasi yang lengkap menjadi wujud nyata ketaatan petugas terhadap regulasi pemerintah tuan rumah.
Dengan kelengkapan administrasi dan mental baja melayani, seluruh elemen panitia diharapkan mampu menyukseskan penyelenggaraan haji secara paripurna.