Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Haru! Pelajar SMP Jadi Jemaah Haji Termuda di Semarang, Berangkat di Usia 14 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Siswa SD Jadi Jemaah Haji Termuda di Pontianak, Ingin Doakan Ibu dari Tanah Suci

Kamis, 30 April 2026 - 14:59:00 WIB
Kisah Siswa SD Jadi Jemaah Haji Termuda di Pontianak, Ingin Doakan Ibu dari Tanah Suci
Aila Afifah, jemaah haji termuda asal Pontianak, siap berangkat ke Tanah Suci menggantikan ibunya bersama sang ayah. (Foto: iNews/UUN YUNIAR)
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Seorang siswi sekolah dasar (SD) asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Aila Afifah, mengikuti pelaksanaan manasik haji tahun ini. Di usianya yang baru 13 tahun, dia tercatat menjadi jemaah haji termuda yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada awal Mei 2026.

Aila merupakan siswi kelas enam SD LKIA Pontianak Selatan. Dia menjadi bagian dari 1.508 jemaah calon haji asal Kota Pontianak.

Meski masih berusia sangat muda, Aila terlihat tenang saat mengikuti rangkaian persiapan ibadah haji. Dia mengaku siap menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

"Saya ingin fokus ibadah di sana, mendoakan mama. Semoga mama tenang di alam sana, di lapangkan kuburannya dan diterima di sisi Allah SWT," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Keberangkatan Aila memiliki kisah haru di baliknya. Dia berangkat menggantikan sang ibu yang telah meninggal dunia.

Awalnya, keluarga hanya berupaya agar porsi haji milik ibunya tetap dapat dimanfaatkan. Namun, setelah berkonsultasi dengan Kementerian Agama, diketahui adanya aturan baru yang memungkinkan anak berusia minimal 12 tahun untuk berangkat haji.

Ayah Aila, Ismail Oemar, menyebut putrinya kini menjadi jemaah haji termuda setelah menggantikan posisi ibunya.

"Anak saya ini menjadi jemaah haji termuda. Hasil pendaftaran kemarin dia menggantikan mamanya yang sudah meninggal," katanya.

Aila mengungkapkan persiapannya untuk berangkat haji telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Selain perlengkapan pribadi, dia juga membawa buku panduan ibadah sebagai bekal selama berada di Tanah Suci.

Di tengah ribuan jemaah calon haji asal Kalimantan Barat, Aila menjadi simbol ketulusan dan semangat beribadah sejak usia dini. Perjalanannya bukan sekadar ibadah, tetapi juga membawa doa mendalam untuk sang ibu.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut