Kisah Haru Istri Jemaah Haji yang Hilang Sepekan di Tanah Suci: Ikut Cari Suami, Kini Ikhlas Melepasnya
Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji almarhum yang terputus akan diambil alih sepenuhnya oleh negara. Pemerintah menjamin almarhum akan mendapatkan fasilitas badal haji secara gratis pada musim operasi tahun ini.
Di balik kepastian badal haji tersebut, Kemenhaj juga menyerukan agar seluruh petugas dan sesama jemaah membangun budaya saling menjaga secara kolektif.
Kepekaan sosial antar-jemaah kini diposisikan sebagai langkah pencegahan utama, terutama menjelang fase puncak Armuzna yang menguras fisik. Jemaah diminta tidak acuh dan harus langsung bergerak jika melihat adanya keganjilan di lapangan.
"Jangan biarkan jemaah berjalan sendiri tanpa pendampingan, terutama jemaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu," pesan Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh Hasan Afandi.
Hasan juga mengimbau, bagi jemaah yang membutuhkan bantuan, jangan sungkan untuk menyampaikan kepada petugas haji yang bersiaga penuh selama 24 jam.
Kolaborasi aktif antara kepedulian jemaah dan kesigapan petugas diharapkan mampu mewujudkan operasional haji yang aman dan kondusif.
Editor: Puti Aini Yasmin