Pasukan militer Israel (IDF) mengonfirmasi telah memperluas operasi di Kota Gaza sebagai bagian dari operasi Jiden Chariots, yang bertujuan invasi skala penuh dan pendudukan kota.
Eks Direktur WHO Soroti Kematian Bocah Sukabumi dengan Banyak Cacing di Tubuhnya
Di tengah kondisi tersebut, misi kemanusiaan global Sumut Flotila diterjunkan. Sebuah kapal observer yang mengangkut delegasi dari berbagai negara diberangkatkan dari Pelabuhan Gamar, Tunisia, untuk menembus blokade Gaza dan membuka koridor kemanusiaan. Kapal ini membawa 15 penumpang termasuk kru, serta satu unit speedboat, dan akan bergabung dengan konvoi kapal lain dari Spanyol, Italia, dan Yunani.
Muhammad Husein, Ketua Koordinator Indonesia Global Peace Konvoy (IGPC), menjadi salah satu penumpang kapal observer. Ia menjelaskan bahwa kapal-kapal dalam misi ini diperuntukkan bagi para tokoh dan anggota steering komite Global Sumut Flotila untuk berpartisipasi dalam misi kemanusiaan dalam waktu 24 jam. Indonesia sendiri menyumbang lima kapal kemanusiaan sebagai bagian dari misi ini.
WHO: Kematian di Gaza akibat Kelaparan Mencapai Puncaknya
Editor: Komaruddin Bagja