Sebelumnya, seorang anggota pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon dari UNIFIL dilaporkan tewas akibat serangan kelompok bersenjata pada Sabtu (18/4/2026). Kendaraan patroli milik pasukan Prancis tersebut diserang di sekitar Desa Ghanduriyah.
Serangan itu tidak hanya menewaskan satu personel, tetapi juga menyebabkan tiga lainnya mengalami luka-luka.
"Pagi ini, patroli UNIFIL yang membersihkan bahan peledak di sepanjang jalan di Desa Ghanduriyah, untuk membangun kembali akses dengan posisi UNIFIL yang terisolasi, diserang tembakan senjata ringan dari aktor non-pemerintah. Tragisnya, satu penjaga perdamaian meninggal dunia dan tiga lainnya luka, dua di antaranya dalam kondisi serius," bunyi pernyataan UNIFIL.
Editor: Reza Fajri