Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Headline iNEWS.ID: Prabowo Yakin Indonesia Bebas dari Kemiskinan Sebelum 2045 hingga Kades Bergaya Yakuza Ubah Desa di Banjarnegara
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok angkat bicara terkait viralnya menu makanan program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita stunting. Hal tersebut menuai sorotan karena makanan yang diberikan hanya nasi, kuah, dan tahu.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati pun menegaskan bahwa porsi program PMT yakni enam hari kudapan dan satu hari makanan lengkap. Pengaturan menu makan juga sudah berdasarkan petunjuk teknis Kemenkes.

Namun, ia mengakui bahwa untuk program PMT di wilayah Kecamatan Tapos ada yang miss. Mary menjelaskan bahwa alokasi Rp18 ribu per paket tersebut termasuk biaya pajak hingga kemasan yang dapat terus dipakai warga penerima manfaat PMT.

Produser: Reza Ramadhan

Editor: Wahyu Triyogo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut