Di tengah beragam proyek infrastruktur yang tertunda dan upaya peningkatan kualitas BUMN, masalah mendasar kembali mencuat. Kemiskinan meningkat di tengah masyarakat, lagi-lagi karena 'dihajar' pandemi khususnya di Indonesia Timur.
Pemerintah kembali harus putar otak untuk mengentaskan kemiskinan yang telah menjadi ekstrem di beberapa daerah. Wapres Ma'ruf Amin ditugaskan langsung untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem itu.
Saat ini miskin ekstrem di Indonesia mencapai 10,86 juta jiwa atau 4 persen dari total penduduk. Kategori miskin ekstrem hidup sangat pas-pasan dan kesulitan mempertahankan hidup keluarganya tanpa bantuan. Data itu didapatkan dari laporan terakhir Badan Pusat Statistik (BPS).
Sementara untuk masyarakat miskin, terjadi kenaikan angka kemiskinan pertama dalam tiga tahun terakhir akibat Covid-19. Kategori miskin berdasarkan data BPS adalah yang pengeluarannya di bawah Rp460 ribu per orang atau Rp2,2 juta per keluarga per bulan.
Jumlah penduduk miskin di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 26,42 juta orang. Sanggupkah pemerintah mengentaskan kemiskinan disamping menggenjot program lain hingga masa jabatan berakhir?, kita tunggu saja.
Editor: Dani M Dahwilani