BEM Bersatu juga menyoroti prioritas isu yang diangkat dalam sejumlah aksi. Mereka menilai ada ketidaksesuaian antara tuntutan aksi dengan kebutuhan mendesak masyarakat.
BEM SI Jakarta Bawa 2 Karangan Bunga saat Gelar Demo di Gedung DPR
“Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama,” ucap Rahmat.
Dalam pernyataannya, BEM Bersatu juga menyinggung adanya indikasi keterlibatan aktor politik dalam gerakan mahasiswa. Salah satu yang disoroti adalah eks Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.
Ratusan Mahasiswa BEM SI Jakarta Mulai Padati Gedung DPR RI, Massa Terus Berdatangan
Rahmat menyebut terdapat dugaan kedekatan dengan jaringan politik tertentu yang menjadi perhatian mereka dalam melihat dinamika aksi mahasiswa.
“Mobil Fortuner yang digunakannya (Tiyo) diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi,” ucapnya.
Demo BEM USU Memanas, Mahasiswa Berupaya Masuk Gedung DPRD Sumut
Selain itu, Rahmat juga menyinggung kehadiran Tiyo dalam sebuah forum diskusi nasional yang dihadiri sejumlah tokoh politik dan publik figur.
BEM Bersatu menegaskan penolakan terhadap narasi krisis yang dinilai tidak berbasis data utuh. Menurut mereka, hal itu berpotensi mengalihkan fokus publik dari agenda penting seperti pemberantasan korupsi.
Editor: Donald Karouw