Pada hari kedua pencarian, satu unit alat berat tambahan didatangkan untuk mempercepat proses evakuasi di area yang mencakup 16 rumah warga yang tertimbun. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sekitar 200 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, BPBD, dan petugas lainnya.
“Satgas pencarian gabungan sudah bergerak di lokasi. Mudah-mudahan seluruh korban segera ditemukan,” ujar perwakilan BNPB. Ia juga menjelaskan bahwa wilayah Jawa Tengah sebenarnya sudah menjalani operasi modifikasi cuaca, namun hujan tetap turun dan memicu longsor di Majenang.
Alat berat terus dioperasikan untuk mempercepat pencarian, sementara 20 warga masih dinyatakan hilang.
Sementara itu, laporan langsung dari lokasi menyebutkan hujan kembali turun pada malam hari, memaksa tim SAR menghentikan sementara pencarian sejak pukul 15.30 WIB. Evakuasi dijadwalkan dilanjutkan esok hari mulai pukul 06.00 WIB, dengan pembagian dua titik pencarian berdasarkan pemetaan potensi lokasi korban tertimbun.
Hingga malam ini, total satu jenazah tambahan ditemukan, sementara 20 warga masih dalam pencarian.
Editor: Komaruddin Bagja