Wardatina Mawa Rutin ke Psikolog Jelang Cerai dengan Insanul Fahmi
"Iya, entar aku kebantu juga... mau ke Dokter Yuli. InsyaAllah minggu ini ke Bandung. Untuk bertemu langsung dengan Dokter Yuli," ujarnya.
Keputusan untuk rutin berkonsultasi ke psikolog menjadi bentuk keseriusan Wardatina dalam memulihkan diri sebelum menghadapi proses hukum perceraian. Dia menyadari, kesiapan mental sangat penting agar dapat menjalani tahapan sidang dengan lebih tenang dan stabil.
Meski masih merasakan trauma, Wardatina memastikan tidak sampai mengonsumsi obat penenang. Dia memilih menjalani terapi secara bertahap tanpa ketergantungan obat-obatan.
"Nggak (sampai minum obat penenang. Jadi lebih kayak nggak kepercayaan sama siapapun gitu," ucapnya.
Menurut Wardatina, dampak terbesar dari konflik rumah tangganya bukan sekadar kesedihan, melainkan terkikisnya rasa percaya terhadap orang lain. Perasaan tersebut membuatnya lebih berhati-hati dalam menjalin komunikasi maupun hubungan sosial.
Langkah Wardatina Mawa yang masih rutin ke psikolog jelang cerai dengan Insanul Fahmi pun menjadi perhatian publik. Di tengah tekanan dan sorotan, dia berusaha menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan mental saat menghadapi persoalan rumah tangga yang kompleks.
Proses gugatan cerai ke Pengadilan Agama Medan disebut akan segera diajukan dalam waktu dekat. Wardatina memilih menyiapkan diri secara emosional terlebih dahulu sebelum resmi memasuki babak baru dalam kehidupannya.
Editor: Dani M Dahwilani